Ritual Marwah Seba berlangsung khidmat dengan diikuti 1.552 warga adat Baduy dalam rangkaian Seba Baduy 2026. Perwakilan warga adat menyerahkan hasil bumi kepada Bapa Gede, yakni Bupati Lebak, dalam pertemuan antara pemerintah dan masyarakat adat.
Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya berterima kasih atas kedatangan warga Baduy dan menyebut keberadaan masyarakat Baduy sebagai kebanggaan yang tidak dimiliki daerah lain. Menurutnya, Seba bermakna mempererat silaturahmi antara pemerintah dengan rakyatnya.
Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat meneladani pola hidup warga Baduy, terutama dalam ketahanan pangan dan konsistensi menjaga lingkungan di tengah modernisasi. Ia juga menegaskan komitmen kebijakan yang berpihak pada rakyat, termasuk pembangunan infrastruktur, serta berharap Seba Baduy tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga memperkuat sinergi nilai adat dengan pembangunan daerah berkelanjutan.